Berbagilah Nak


Dari sudut ruangan aku memperhatikan tingkah polah anak-anakku yang sedang sibuk bermain dan berceloteh ria. Betapa lucu dan menggemaskan aksi-aksi mereka. Menyaksikan semua itu perlahan rasa bahagia menyusup ke dadaku.

Sulungku berusia 5 tahun. Bahasa verbalnya cukup bagus. Sesekali dia terlihat mendongeng didepan si tengah yang baru berusia 16 bulan. Dia bercerita entah tentang apa tapi terkadang raut mukanya terlihat kesal karena sang adik hanya berceloteh saja. Tidak menggubris si kakak yang begitu menggebu ingin didengar ceritanya.

Tak lama mereka pun disibukkan kembali dengan mainan mereka. Dari pintu depan, datang sepupu mereka, usianya 3 tahun. Tanpa permisi dia merebut mainan si tengah. Dengan sigap sulung merebutnya kembali, tak ayal adik sepupunya pun menangis.

Sambil menggendong si bungsu yang baru berusia 2 bulan, aku dekati mereka. Kupeluk sulungku, "berbagi ya nak, kakak kan anak sholihah..". Dia pun menjawab,"tapi dia merebut mainan adek mi". Sambil tersenyum, aku minta adik sepupunya untuk minta maaf. Kemudian aku duduk menjauh kembali sambil terus memperhatikan. Ku lihat mereka tampak bermain bersama dengan asyiknya.

Setelah bungsu tidur, aku bergabung bersama mereka, bermain dan bercerita. Mendekati dhuhur, abahnya anak-anak pulang membawa sekotak makanan ringan. Diberikannya kue itu kepada sulung. Setelah kotak dibuka, sulung pun membagikan kue kepada adik dan sepupunya tanpa saya minta. Saya senang sekali melihatnya. Saat aku asik memperhatikan mereka menikmati kuenya, sulung tersenyum lebar dan berkata, "Ummi ummi , ini masih ada satu untuk ummi ya.." "Sudah, buat kakak aja ndak apa-apa.", begitu jawabku.  "Enggak ah ummi, aku kan mau berbagi sama ummi juga. Adek sudah kebagian semua kok mi", jelasnya. Iseng aku bertanya, "terus abi gimana kak?". Segera dia pun beranjak mendekati abinya. "Abi, ini buat abi aja deh, kakak ndak usah. Kasian abi jadi ndak kebagian deh bi", begitu celotehnya. Aku pun mendekati sulung dan menciumnya, "makasih ya kak, ummi dan abi bangga sekali punya anak sebaik kakak. Sudah, ini buat kakak saja, nanti biar ummi makan berdua sama abi ", aku kembalikan kue yang tadi diberikan kepada abinya. Dia pun berlari kembali menuju adeknya sambil tertawa lebar.

Bersyukur hati ini memiliki anak-anak seindah mereka. Selalu bersemangat untuk berbagi ya nak...



#OneDayOnePost
#Day17
#BelajarMenulis
#IIPKaltimra
#Berbagi

Komentar

Postingan Populer